Menurutnya, kolaborasi antarpemangku kepentingan, termasuk dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), menjadi kunci menjaga stabilitas sekaligus memperkuat fungsi sektor jasa keuangan.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga sinergitas dan kolaborasi di antara seluruh pemangku kepentingan. Sinergi dan kolaborasi KSSK tentu menjadi prioritas utama dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan peran sektor keuangan dalam mendorong pertumbuhan perekonomian nasional,” kata Mahendra.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BEI, Iman Rachman memaparkan bahwa BEI telah menyiapkan masterplan pengembangan pasar modal periode 2026–2030.

Peta jalan tersebut dirancang untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan pasar sekaligus meningkatkan daya saing Pasar Modal Indonesia di tingkat global.

Iman menjelaskan, BEI menargetkan pada 2030 Pasar Modal Indonesia mampu menjadi pasar yang inovatif, transparan, inklusif, dan memiliki peran signifikan dalam pembiayaan jangka panjang.

Target tersebut akan didukung melalui penguatan infrastruktur pasar, peningkatan kualitas emiten dan investor, serta perluasan partisipasi publik.

“Target ambisius ini didukung oleh penguatan infrastruktur pasar, peningkatan kualitas emiten dan investor, serta perluasan partisipasi publik,” ujar Iman.

Ia menambahkan, inovasi produk dan pendalaman pasar akan terus didorong agar pertumbuhan pasar modal tidak hanya bersifat nominal, tetapi juga berdampak nyata bagi perekonomian nasional.

Sejalan dengan momentum pemulihan ekonomi, Pasar Modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja yang solid. IHSG berada di level 8.646,94 poin atau menguat 22,13 persen secara year to date (ytd), serta mencatatkan sejumlah rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) selama 2025.

Kepercayaan investor non-residen juga kembali pulih. Setelah sempat mencatat net sell pada awal 2025, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp36,23 triliun pada Semester II-2025. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya keyakinan terhadap prospek ekonomi nasional dan kinerja korporasi.

YouTube player