BPJS Ketenagakerjaan dan Pemprov Sultra Targetkan UCJ 81 Persen di 2026
RAKYAT.NEWS, KENDARI – BPJS Ketenagakerjaan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam upaya mendorong peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) hingga mencapai 81 persen pada tahun 2026.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi yang digelar pada Senin (9/2/2026), dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka bersama Wakil Gubernur Hugua.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan, serta jajaran terkait dari kedua institusi. Audiensi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Sulawesi Tenggara.
Dalam pertemuan itu, sejumlah agenda prioritas dibahas secara komprehensif. Salah satunya adalah dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan capaian UCJ Sultra yang saat ini berada di angka 33 persen untuk kemudian didorong mencapai target 81 persen pada 2026.
Selain itu, pembahasan juga mencakup perlindungan bagi pekerja rentan khususnya pada kelompok desil 1 hingga 4, sinkronisasi data perlindungan Tenaga Kerja Asing (TKA) di sektor pertambangan dan industri, serta optimalisasi perlindungan pekerja sektor jasa konstruksi melalui sinergi bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Bappeda, dan Bapenda.
Program SERTAKAN dan penguatan sistem keagenan Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI) juga menjadi fokus dalam pertemuan tersebut. Dukungan pemerintah daerah dinilai penting untuk memperluas jangkauan perlindungan, khususnya bagi pekerja sektor informal dan masyarakat di wilayah terpencil.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan, Mintje Wattu, menyampaikan bahwa komitmen dan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi faktor kunci dalam percepatan pencapaian target UCJ.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur atas komitmen yang kuat dalam mendukung peningkatan Universal Coverage Jamsostek di Sulawesi Tenggara. Dengan sinergi yang solid antara BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah daerah, kami optimistis target 81% pada tahun 2026 dapat tercapai,” ujar Mintje Wattu.








Tinggalkan Balasan