Timur Tengah Memanas, Bandara Sultan Hasanuddin Pastikan Rute Jeddah Aman
RAKYAT.NEWS, MAROS – Di tengah dinamika situasi kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir, operasional penerbangan rute Jeddah–Makassar melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dipastikan tetap berjalan normal.
Manajemen Bandara menegaskan hingga 2 Maret 2026 belum ada penerbangan dari dan menuju Jeddah yang terdampak.
Berdasarkan data operasional, penerbangan kedatangan rute Jeddah–Makassar pada 1 Maret 2026 yang dilayani Lion Air mendarat dengan aman dan lancar dengan total 386 penumpang.
Sementara itu, penerbangan keberangkatan Makassar–Jeddah pada Senin (2/3/2026) yang dilayani maskapai Flyadeal tercatat berstatus on schedule dengan 79 penumpang.
Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas penerbangan internasional, khususnya rute Timur Tengah, masih berlangsung sesuai jadwal tanpa gangguan.
General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan aktif terhadap perkembangan global yang berpotensi memengaruhi operasional penerbangan.
“Hingga saat ini operasional dan layanan penerbangan rute Jeddah dari dan menuju Makassar tetap berjalan normal. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa tetap terjaga,” ujarnya.
Menurutnya, koordinasi dilakukan secara intensif bersama maskapai, otoritas penerbangan, serta instansi terkait guna mengantisipasi setiap kemungkinan perubahan situasi.
Manajemen bandara juga mengimbau calon penumpang untuk tetap memperhatikan informasi resmi dari maskapai masing-masing dan datang lebih awal ke bandara untuk memastikan proses keberangkatan berjalan lancar.
“Kami mengimbau kepada calon penumpang untuk tetap memantau informasi resmi dari maskapai masing-masing serta datang lebih awal ke bandara guna memastikan kelancaran proses keberangkatan,” tambah Minggus.
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menegaskan komitmennya menjaga stabilitas operasional dan memastikan seluruh layanan kepada pengguna jasa tetap optimal.








Tinggalkan Balasan