Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif Selama Nataru 2025–2026, Arus Kapal dan Penumpang Meningkat
Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menjelaskan bahwa peningkatan arus kapal telah diantisipasi melalui penyesuaian pola pelayanan dan kesiapan fasilitas sandar di seluruh pelabuhan.
“Kami memastikan pelayanan kapal tetap optimal dengan pengaturan jadwal sandar, kesiapan fasilitas dermaga, serta dukungan operasional 24 jam. Koordinasi dengan KSOP, operator kapal, dan stakeholder terkait juga menjadi kunci agar tidak terjadi penumpukan,” jelas Yusida.
Secara harian, puncak arus kapal tercatat terjadi pada periode H-13 hingga H-6, serta kembali meningkat pada masa arus balik setelah Natal dan Tahun Baru. Meski demikian, seluruh aktivitas tersebut tetap berada dalam batas kendali operasional Pelindo Regional 4.
Selain arus kapal, pergerakan penumpang selama periode Nataru juga menunjukkan peningkatan. Pelindo Regional 4 mencatat total arus penumpang mencapai 791.678 orang, yang terdiri dari 417.087 penumpang naik dan 374.591 penumpang turun di seluruh cabang pelabuhan Regional 4 selama H-15 hingga H+13.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar 5,45 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Beberapa pelabuhan dengan volume penumpang tertinggi antara lain Ambon, Makassar, Parepare, Ternate, Balikpapan, dan Manado, yang menjadi titik utama pergerakan masyarakat selama libur panjang.
Abdul Azis menegaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang tersebut dapat dilayani dengan baik berkat kesiapan terminal penumpang dan penguatan layanan frontliner di seluruh pelabuhan.
“Kami memastikan terminal penumpang dalam kondisi siap, mulai dari kebersihan, kenyamanan ruang tunggu, hingga pengaturan alur penumpang. Personel kami juga siaga penuh untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Untuk mendukung kelancaran layanan selama Nataru, Pelindo Regional 4 bersama instansi terkait mengoperasikan Posko Pemantauan dan Pengendalian Angkutan Laut Nataru 2025–2026 yang terhubung dengan sistem pelaporan terpusat.








Tinggalkan Balasan