Telkomsel–Nuon Luncurkan IndiHome Gamer Full 1:1 Speed, Harga Mulai Rp290 Ribu
RAKYAT.NEWS, JAKARTA – Telkomsel melalui layanan IndiHome resmi meluncurkan varian baru IndiHome Gamer sebagai solusi internet rumah yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan komunitas gaming di Indonesia.
Peluncuran ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Nuon Digital Indonesia (Nuon) sebagai mitra gaming publisher platform, Selasa (27/1/2026).
Varian terbaru IndiHome Gamer mengusung skema full symmetrical 1:1 speed, di mana kecepatan unggah (upload) setara dengan kecepatan unduh (download).
Skema ini ditujukan untuk mendukung aktivitas gaming yang membutuhkan koneksi stabil, latensi rendah, serta performa jaringan yang konsisten.
Paket ini tersedia dalam beberapa pilihan kecepatan, mulai dari 50 Mbps hingga 200 Mbps, dengan harga mulai Rp290.000 hingga Rp600.000 per bulan.
Selain layanan internet berkecepatan tinggi, pelanggan IndiHome Gamer juga mendapatkan berbagai benefit gim melalui integrasi dengan Nuon.
Benefit tersebut mencakup akses ke sejumlah judul gim populer, seperti Free Fire, Delta Force, Call of Duty, Mobile Legends: Bang Bang, Asphalt Legends, Point Blank, Ayodance, GameQoo, serta gim lainnya, dengan penawaran yang diperbarui secara berkala.
Vice President Home Broadband and FMC Product Marketing Telkomsel, Hardika Nugroho, menyatakan bahwa kehadiran IndiHome Gamer bukan sekadar pembaruan paket layanan, melainkan transformasi kualitas layanan internet rumah untuk segmen gaming.
“IndiHome Gamer hadir bukan sekadar penyesuaian harga, melainkan transformasi kualitas layanan. Kami melakukan peningkatan strategis ke standar full symmetrical 1:1 speed. Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memberikan performa optimal dengan biaya yang nyaman di kantong pelanggan,” ujar Hardika.
“Bersama Nuon, kami juga ingin memastikan lebih dari 100 juta gamer Indonesia bisa fokus mengasah skill dan mengembangkan potensi mereka sepenuhnya,” tamabhnya.
Kolaborasi Telkomsel dan Nuon juga diarahkan untuk membangun ekosistem gaming terintegrasi, tidak hanya dari sisi konektivitas, tetapi juga pengembangan komunitas, pengalaman bermain, serta potensi kompetisi game di masa mendatang.








Tinggalkan Balasan