RAKYAT.NEWS, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menembus level 10.000 pada tahun 2026, seiring dengan penguatan fundamental ekonomi nasional dan semakin solidnya sinkronisasi kebijakan pemerintah.

Purbaya mengakui bahwa hingga penutupan perdagangan akhir 2025, pergerakan IHSG belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan desain awal yang telah disiapkan pemerintah.

Namun demikian, ia menilai kondisi tersebut masih berada dalam jalur yang dapat dikejar, mengingat arah kebijakan ekonomi kini semakin terkoordinasi.

Menurut Purbaya, secara konseptual IHSG seharusnya sudah berada di level yang lebih tinggi apabila seluruh rancangan kebijakan berjalan ideal sejak awal.

Meski begitu, ia optimistis akselerasi dapat terjadi pada tahun depan ketika kebijakan fiskal dan moneter semakin selaras.

“Harusnya kalau kemarin desainnya sesuai dengan desain saya, sekarang sudah 9.000. Tapi kan sudah itu sedikit, ke depan dengan kebijakan semakin sinkron dan ekonominya semakin bagus, harusnya IHSG akan naik lebih cepat,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (31/12), mengutip CNN Indonesia.

Ia menjelaskan, optimisme tersebut didasarkan pada perbaikan koordinasi lintas kebijakan, khususnya antara otoritas fiskal dan moneter, yang kini dinilai semakin solid.

Dengan fondasi ekonomi yang terus menguat, Purbaya meyakini pasar saham nasional akan bergerak lebih agresif dibandingkan periode sebelumnya.

Terkait dengan proyeksi konkret IHSG pada 2026, Purbaya menyebut peluang penembusan level psikologis 10.000 sangat terbuka, bahkan berpotensi melampaui angka tersebut apabila stabilitas ekonomi dan kepercayaan pasar tetap terjaga.

“10 ribu tahun depan, Oh lebih lah. Akhir tahun depan kan, Lebih pasti,” tegasnya.

Sebelumnya, Purbaya juga sempat menyampaikan keyakinannya bahwa IHSG berpeluang menembus level 9.000 pada akhir 2025, seiring meningkatnya kepercayaan pasar terhadap kebijakan ekonomi pemerintah.

YouTube player