Menkeu Purbaya Optimistis IHSG Melonjak Lebih Cepat di 2026
Dalam pandangan jangka panjang, ia bahkan memproyeksikan IHSG berpotensi mencapai level 32.000 dalam kurun waktu sepuluh tahun ke depan, sejalan dengan pemulihan dan penguatan kepercayaan publik serta pelaku pasar.
Untuk menopang target dan optimisme tersebut, pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp200 triliun ke dalam sistem keuangan nasional guna menambah likuiditas.
Menurut Purbaya, langkah ini bertujuan mendorong aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat pergerakan pasar keuangan domestik.
Di sisi lain, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja positif IHSG sepanjang 2025. Indeks berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) sebanyak 24 kali selama tahun berjalan, yang mencerminkan performa pasar modal nasional yang relatif solid.
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut dihitung secara konsisten pada setiap penutupan perdagangan. Ia menilai rekor tersebut merupakan hasil sinergi antara regulator, bursa, dan seluruh pelaku pasar modal.
Sepanjang 2025, IHSG juga menunjukkan pertumbuhan yang lebih kuat dibandingkan tahun sebelumnya. Dari posisi di kisaran 7.000 pada 2024, indeks kini bergerak stabil di atas level 8.000. Berdasarkan data RTI, IHSG terakhir tercatat berada di rentang 8.584 hingga 8.663. (*)








Tinggalkan Balasan