RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Selatan mencatat ada 10 komoditas ekspor dari Sulawesi Selatan merasakan dampak yang besar dari penerapan tarif impor oleh Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia sebesar 32% yang diumumkan Presiden Donald Trump pada Selasa (2/4/2025).

“Tentu akan sangat berpengaruh ekspor kita ke Amerika. Bahan baku kita ada, tapi percuma jika tidak keluar (ekspor) karena adanya penurunan demand (permintaan),” kata Kepala Disperindag, Ahmadi Akil, Jumat (4/4/2025), mengutip Tribun-Timur.com.

Rincian komoditas ekspor Sulawesi Selatan ke Amerika pada tahun 2024.

– Kacang mete 271,16 ton (US$ 1,3 juta)
– Daging kepiting 89,13 ton (US$ 2,3 juta)
– Ikan olahan 205,25 ton (US$ 1,6 juta)
– Gurita 179,35 ton (US$ 1,02 juta)
– Udang segar beku 64,56 ton (US$ 630 ribu).
– Agar-agar 20,00 ton (US$ 234.166)
– Carragenan 58,14 ton (US$ 648.332)
– Ikan segar 37,85 ton (US$ 243.432)
– Cumi-cumi 3,69 ton (US$ 20.344)
– Biji kopi (jumlah besaran belum tercatat).

Komoditas ekspor dari Sulawesi Selatan ke Amerika pada tahun 2024 mencapai US$ 8,1 miliar. Angka itu diprediksi naik tahun 2025 sebesar US$ 9,2 miliar.

YouTube player