Apa Itu On-the-Job Training? Kenapa Banyak Hotel Lebih Memilih Magang?
RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Banyak orang bermimpi bekerja di hotel berbintang dengan gaji tinggi dan fasilitas mewah. Tapi, apakah semudah itu? Kenyataannya, industry perhotelan lebih memilih tenaga kerja yang sudah punya pengalaman. Itulah kenapa banyak hotel lebih memilih program On-the-Job Training (OJT) atau magang sebelum merekrut karyawan tetap.
Lalu, apa itu On-the-Job Training dan kenapa program ini sangat penting dalam dunia hospitality? Simak ulasannya di Bawah ini!
Apa Itu On-the-Job Training?
On-the-Job Training (OJT) adalah program pelatihan langsung di tempat kerja yang memungkinkan peserta belajar sambal bekerja. Di industry perhotelan, OJT memberi kesempatan bagi calon pekerja untuk merasakan langsung pengalaman bekerja di hotel bintang 4 dan 5 sebelum resmi diterima sebagai karyawan.
Selama OJT, peserta mendapatkan pelatihan dalam berbagai bidang seperti:
• Housekeeping – Mengelola kebersihan dan kenyamanan kamar tamu.
• Food & Beverage Service – Menyajikan makanan dan minuman dengan standar internasional.
• Front Office – Melayani tamu, melakukan check-in/check-out, dan menangani reservasi.
• Kitchen & Pastry – Memasak dan menyajikan hidangan sesuai standar hotel.
Kenapa Banyak Hotel Lebih Memilih Magang?
Banyak hotel internasional lebih memilih program magang atau OJT sebelum merekrut tenaga kerja tetap. Ini alasannya:
1. Mengurangi Risiko Salah Rekrutmen
Menerima pekerja tanpa pengalaman bisa menjadi risiko besar bagi hotel. Dengan program magang, hotel bisa menilai langsung kinerja peserta sebelum memberikan kontrak kerja.
2. Meningkatkan Kualitas SDM
Magang memungkinkan calon tenaga kerja untuk mendapatkan pengalaman nyata sesuai standar hotel internasional. Dengan begitu, mereka lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.
3. Biaya Lebih Efektif untuk Hotel dan Pekerja
Bagi hotel, program OJT membantu menghemat biaya pelatihan. Sementara itu, bagi peserta magang, ini adalah kesempatan emas untuk belajar dan membangun networking di industry hospitality tanpa harus membayar biaya Pendidikan yang tinggi.

Tinggalkan Balasan