RAKYAT NEWS, JAKARTA – Presiden terpilih Prabowo Subianto menjelaskan soal makan siang gratis dalam sebuah wawancara dengan media asing Bloomberg di Qatar Economic Forum yang dikutip dalam tayangan Youtube pada Kamis (16/5/2024).

Dalam wawancara tersebut, prabowo mengaku yakin dengan program makan siang gratis ini. Dia telah mempelajari semuanya secara mendetail termasuk total anggaran yang dikeluarkan untuk menjalankan program tersebut.

“Kami telah mempelajari ini. Kami telah mempelajari semua angkanya (besaran anggaran) dan kami sangat yakin kami bisa melakukan itu,” terangnya, dikutip dari CNN Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa timnya sudah melakukan perhitungan dan mengurangi alokasi anggaran untuk kegiatan tidak penting sehingga dapat memberikan efsiensi dan manajemen yang baik dan transparan.

“Kami menghitung bahwa ini adalah masalah memfokuskan kembali dan mengurangi alokasi untuk kegiatan yang tidak penting. Jadi ini soal efisiensi, tata kelola yang baik, administrasi yang baik, manajemen yang baik,” jelasnya.

Prabowo menyatakan program barunya ini tak akan membuat defisit anggaran melebar lebih dari 3 persen. Sebab, pemerintahannya akan melakukannya dengan hati-hati seperti era Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini.

“Tidak banyak negara yang mempertahankan hal tersebut. Namun kami memiliki tradisi pengelolaan fiskal yang hati-hati,” jelasnya.

Menteri Pertahanan ini juga menjelaskan bahwa program makan siang dan susu gratis bertujuan untuk menghilangkan kelaparan yang ada di Tanah Air, terutama generasi penerus bangsa atau anak SD.

“Saya bertekad untuk menghilangkan rasa lapar pada masyarakat kita, terutama generasi muda dan pada akhirnya kita harus berkonsentrasi pada pengolahan sumber daya alam yang kita miliki,” pungkasnya.