RAKYAT.NEWS, MAROS – Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyiapkan sebanyak 8.700 paket takjil gratis bagi para penumpang selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Program berbagi ini berlangsung mulai 19 Februari hingga 19 Maret 2026, dengan pembagian takjil setiap hari saat waktu berbuka puasa tiba.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengatakan pembagian takjil dilakukan sebagai bentuk pelayanan tambahan bagi penumpang yang menjalankan ibadah puasa.

“Kami akan sediakan takjil untuk penumpang selama bulan Ramadhan, per hari kami bagikan 300 kotak takjil. Diharapkan dapat membantu memudahkan penumpang untuk berbuka puasa,” ujar Minggus.

Setiap paket takjil berisi makanan ringan, kurma, serta minuman kemasan. Pembagian dilakukan di area ruang tunggu keberangkatan menjelang waktu berbuka.

Petugas bandara juga akan menginformasikan waktu berbuka puasa kepada penumpang yang berada di terminal.

Selain pembagian takjil, pihak bandara turut menyediakan fasilitas dispenser air minum gratis di area ruang tunggu yang dapat dimanfaatkan penumpang selama bulan Ramadhan.

Minggus menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan dan kepedulian sosial PT Angkasa Pura Indonesia dalam menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih nyaman bagi masyarakat, khususnya pengguna jasa bandara.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dari PT Angkasa Pura Indonesia selama periode Ramadhan,” tambahnya.

Program tersebut mendapat respons positif dari penumpang. Salah satu penumpang tujuan Surabaya, Lusy, mengaku terbantu dengan adanya pembagian takjil gratis tersebut.

“Alhamdulillah, Kegiatan Ramadhan seperti ini sangat membantu bagi kami yang sedang bepergian dan belum sempat menyiapkan makanan untuk berbuka. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya,” tuturnya.

Melalui program ini, Bandara Sultan Hasanuddin berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan berkesan bagi para penumpang yang menjalankan ibadah puasa di tengah mobilitas udara yang tetap padat selama Ramadhan. (*)