RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – PT PLN (Persero) terus memperkuat layanan digital bagi pelanggan melalui pemanfaatan fitur Swadaya Catat Meter (SwaCAM) di aplikasi PLN Mobile.

Fitur ini memungkinkan pelanggan listrik pascabayar mencatat angka kWh meter secara mandiri, sehingga perhitungan tagihan menjadi lebih transparan dan akurat.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, mengatakan SwaCAM merupakan bagian dari transformasi digital perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Fitur SwaCAM hadir untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan yang utama, transparansi bagi pelanggan. Dengan layanan ini, pelanggan dapat mencatat meterannya secara mandiri sehingga tagihan listrik yang diterima akan lebih akurat, sesuai dengan konsumsi aktual mereka,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Melalui fitur ini, pelanggan tidak lagi bergantung pada jadwal pencatatan petugas. Prosesnya dilakukan dengan memotret angka stand kWh meter, kemudian menginput dan mengirimkan data melalui aplikasi. Data tersebut selanjutnya diproses oleh sistem PLN sebagai dasar estimasi tagihan bulanan.

PLN juga menetapkan periode khusus bagi pelanggan untuk melakukan pencatatan mandiri, yakni setiap tanggal 23 hingga 27 setiap bulan. Di luar rentang waktu tersebut, pencatatan akan kembali dilakukan oleh petugas seperti biasa.

“Penting untuk dicatat, fitur pencatatan mandiri ini memiliki jendela waktu yang spesifik. Apabila pelanggan tidak mengirimkan data dalam periode tersebut, pencatatan akan kembali dilakukan secara otomatis oleh petugas PLN,” jelas Edyansyah.

Ia menambahkan, semakin banyak pelanggan yang memanfaatkan fitur ini, maka kualitas layanan yang diberikan PLN juga akan semakin meningkat, khususnya dalam hal efisiensi dan akurasi data konsumsi listrik.

“Kami mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan layanan ini secara aktif. Semakin banyak pelanggan yang menggunakan SwaCAM, semakin baik pula kualitas layanan yang bisa kami hadirkan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat di era digital,” tambahnya.