Dalam pelaksanaan PSBM 2026, kegiatan tidak hanya difokuskan pada forum silaturahmi, tetapi juga diisi dengan agenda konkret seperti temu bisnis dan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

“Bukan hanya kualitas vertikal yang kita bangun, tetapi juga kualitas horizontal melalui kepedulian sosial,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki keterbatasan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, sehingga peran pengusaha menjadi sangat krusial sebagai penggerak utama.

“Dengan kohesi yang kuat, kita bisa membangun kekuatan nasional yang lebih besar,” tutupnya. (*)