PLN UIP Sulawesi Perkuat Kesiapsiagaan Warga Katimbang Lewat Program Desa Siaga Bencana
RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menghadirkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Katimbang Siaga Bencana sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan warga menghadapi banjir yang kerap melanda Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya.
Program tersebut diserahkan secara simbolis di Aula Kantor Lurah Katimbang, Rabu (11/2/2026), dan dihadiri jajaran manajemen serta Srikandi PLN UIP Sulawesi.
Turut hadir Sekretaris Camat Biringkanaya, perwakilan Dinas Sosial Kota Makassar, Lurah Katimbang, perwakilan BPBD Kota Makassar, Ketua Lembaga Katimbang Siaga Bencana, serta tokoh masyarakat dan relawan setempat.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi multipihak.
Melalui program Desa Siaga Bencana, PLN UIP Sulawesi mendukung penyusunan standar operasional prosedur (SOP) tanggap darurat serta pengadaan sejumlah peralatan evakuasi.
Bantuan tersebut meliputi satu unit perahu karet, satu unit perahu fiber lengkap dengan mesin, 10 unit pelampung, kotak P3K, serta sarana pendukung lainnya.
Selain itu, PLN juga membantu pembangunan sarana MCK, penyediaan air bersih, edukasi keselamatan ketenagalistrikan saat bencana, hingga pelaksanaan workshop mitigasi banjir berbasis lingkungan dan peningkatan kapasitas relawan.
Program ini dirancang tidak hanya untuk merespons situasi darurat, tetapi juga memperkuat upaya mitigasi dan kesiapan masyarakat sejak dini, terutama menghadapi potensi banjir saat musim hujan.
General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menegaskan bahwa inisiatif ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Kami berharap program ini tidak berhenti hari ini, tetapi tumbuh menjadi gerakan bersama yang menjadikan Katimbang lebih siap, tangguh, dan aman menghadapi bencana. Semoga seluruh bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sebagai langkah menuju masyarakat yang mandiri dan berdaya,” ujarnya.








Tinggalkan Balasan