Lampaui Target, PNBP Lelang Sulsel 2025 Tembus Rp52,60 Miliar
Ia juga mengungkapkan bahwa pokok lelang terbesar sepanjang 2025 berasal dari lelang harta pailit berupa 13 bidang tanah dan bangunan gudang dengan total luas lantai 23.569 meter persegi dan luas bangunan 10.489 meter persegi yang berlokasi di kawasan Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Selain itu, terdapat tujuh bidang tanah berikut bangunan dengan luas tanah 10.626 meter persegi di kawasan Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa, yang juga menjadi penyumbang besar nilai pokok lelang.
Dalam kesempatan yang sama, Nandang turut memaparkan kinerja pengurusan piutang negara dan daerah di Sulsel.
Penyerahan piutang terbesar berasal dari Kementerian Koperasi dan UKM, yang mencakup 38 berkas (BKPN) dengan total nilai penyerahan mencapai Rp200 miliar.
Sementara itu, dalam pengurusan piutang negara/daerah, penanggung utang terbesar berasal dari penyerahan Kementerian Koperasi dan UKM dengan nilai piutang sebesar Rp37,68 miliar.
Posisi kedua berasal dari penyerahan Kementerian Keuangan melalui DJKN, khususnya Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara, dengan nilai piutang sebesar Rp13,3 miliar dan USD1,34 juta.
Capaian tersebut menunjukkan peran strategis sektor lelang dalam mendukung penerimaan negara dan daerah di Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat kontribusi DJKN dalam optimalisasi pengelolaan kekayaan negara dan piutang negara secara berkelanjutan. (Farez)








Tinggalkan Balasan