RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Banyak orang bermimpi bekerja di kapal pesiar dengan harapan mendapatkan gaji besar, pengalaman internasional, dan kesempatan jalan-jalan ke berbagai negara. Tapi, apakah semua kesempatan magang atau kerja di kapal pesiar benar-benar aman? Sayangnya, tidak sedikit yang malah menjadi korban penipuan, eksploitasi, bahkan perdagangan manusia!

Modus Penipuan yang Mengincar Calon Pekerja Kapal Pesiar
Jika Anda ingin berkarier di industri perhotelan dan kapal pesiar, Anda harus lebih waspada. Banyak agen atau lembaga pelatihan mengklaim bisa memberikan jalan cepat ke dunia kerja di kapal pesiar, tetapi kenyataannya justru merugikan pesertanya.

Berikut beberapa modus yang sering terjadi:

1. Biaya Pendaftaran Selangit Tanpa Kepastian

Banyak lembaga meminta biaya pendaftaran yang sangat tinggi, tetapi tanpa memberikan kejelasan kapan dan di mana peserta akan ditempatkan.

2. Janji Gaji Fantastis, Realita Nol

Beberapa agen menjanjikan gaji besar, tetapi begitu sampai di tempat kerja, justru peserta harus bekerja tanpa gaji atau hanya mendapatkan upah di bawah standar.

3. Visa & Dokumen Ilegal

Ada lembaga yang tidak mengurus visa dan dokumen secara legal, sehingga peserta berisiko dideportasi atau bahkan dipenjara di negara tujuan.

4. Perekrutan Ilegal yang Berujung Perdagangan Manusia

Kasus tenaga kerja yang dijebak untuk bekerja dalam kondisi tidak manusiawi sudah banyak terjadi. Bahkan, ada yang kehilangan kebebasan karena tertipu oleh lembaga yang tidak bertanggung jawab.

Cara Menghindari Penipuan & Memilih Lembaga Pelatihan yang Aman

Agar Anda tidak menjadi korban, pastikan memilih lembaga pelatihan yang memiliki kredibilitas tinggi dan bekerja sama dengan pihak resmi. Berikut beberapa tipsnya:

• Pastikan Lembaga Terdaftar Secara Resmi
Cek apakah lembaga pelatihan memiliki izin resmi dan bekerja sama dengan perusahaan ternama.

YouTube player