RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – PT PLN (Persero) mengakselerasi pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dengan terus bersinergi, salah satunya dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Ketenagalistrikan (Gatrik) Kementerian ESDM RI.

Sinergi tersebut ditunjukkan melalui agenda Evaluasi Pelaksanaan Kompensasi Tanah, Bangunan dan Tanaman di Bawah Ruang Bebas Jaringan Transmisi Tenaga Listrik Triwulan I Tahun 2024, di Makassar pada tanggal 2-3 Mei 2024.

PLN medapat apresiasi dari Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan, Mohammad Priharto Dwinugroho atas pelaksanaan kompensasi ruang bebas jaringan transmigrasi listrik.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja PLN dalam pelaksanaan pembangunan Transmisi Tenaga Listrik Triwulan I Tahun 2024 yang saat ini dalam tahap Evaluasi Pelaksanaan Kompensasi Tanah, Bangunan dan Tanaman. Kami berharap pelaksanaan evaluasi ini berjalan dengan lancar,” kata Priharto.

Pertemuan yang berlangsung selama dua hari itu, kata Priharto, merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2021 tentang Ruang Bebas dan Jarak bebas Minimum Jaringan Transmisi Tenaga Listrik dan Kompensasi Atas Tanah Bangunan dan/atau Tanaman yang Berada di Bawah Ruang Bebas Jaringan Transmisi Tenaga Listrik.

“Kegiatan evaluasi ini kedepannya akan terus rutin dilaksanakan untuk memonitoring pelaksanaan pemberian kompensasi dan menghimpun tantangan yang terjadi selama pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan,” tuturnya.

Senior Manager Perizinan Pertanahan dan Komunikasi UIP Sulawesi, Nur Akhsin menyampaikan terima kasih kepada Dirjen Gatrik karena telah mempercayakan UIP Sulawesi sebagai tuan rumah kegiatan evaluasi triwulan pertama ini.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM yang telah berkenan memberikan kepercayaan kepada UIP Sulawesi untuk kembali menjadi tuan rumah kembali setelah sebelumnya di Manado pada akhir tahun lalu dan juga telah membantu PLN dalam setiap tahapan pembangunan proyek ketenagalistrikan,” ungkap Nur.