MAROS – Perkumpulan ibu – ibu dalam kelompok PT Bank BTPN Syariah Tbk tidak sekedar ngongki seperti pada umumnya tapi lebih kepada ngumpul bermanfaat.

Menjadi anggota kumpulan atau sentra juga menjadi syarat bagi ibu-ibu dari Bank BTPN Syariah untuk mendapatkan pembiayaan tanpa agunan bagi masing-masing.

Karena kehadiran ibu-ibu di kumpulan yang dilakukan selama dua minggu sekali juga menjadi jaminan bagi Bank untuk memberikan pembiayaan.

Seperti terlihat di salah satu daerah yang bertempat di lingkungan Bontomanai, Kelurahan Allopolea, Kabupaten Maros, Selasa (14/11).

Ayu selaku Community Officer (CO) Sentra Istiqomah Bontomanai menyebut perkumpulan para ibu-ibu ini disebut Pertemuan Rutin Sentra (PRS) yang dilakukan dua minggu sekali.

PRS ini adalah salah satu bentuk pelayanan yang diberikan BTPN Syariah kepada nasabah yang merupakan wadah utama memberikan berbagai program pelatihan dan pendampingan selain dari transaksi keuangan serta angsuran.

“Bukan hanya transaksi dan angsuran yang dilakukan dalam pertemuan ibu-ibu kelompok ini melainkan juga ada pengundian hadiah,” ungkapnya.

Dibenarkan Jumiati, salah satu anggota nasabah dari sentra Istiqomah Bontomanai yang mengatakan pertemuannya itu memang dilakukan dua minggu sekali bersama ibu-ibu lainnya dan selalu diadakan pengundian hadiah.

“Saya sudah gabung dan pengambilan dana itu sudah enam juta. Saya sangat merasakan perbedaan antara sebelum dan setelah bergabung di BTPN Syariah,” katanya.

Jum sapaan akrabnya mengatakan dari produksi yang terbatas berkisar paling banyak 100 biji per hari saat ini sudah bisa berproduksi hingga 200 biji per hari.

“Dulu paling banyak 100 biji kue (jajanan pasar) tapi sekarang sudah bisa 200 biji karena modal bisa mencukupi itu berkat bantuan BTPN Syariah,” tuturnya.